<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2881627948106689023</id><updated>2011-07-19T07:05:42.323-07:00</updated><category term='Gambar Kehendak Allah'/><category term='Alkitab'/><title type='text'>Yesus Kristus</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pulsa67.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2881627948106689023/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulsa67.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Berea Bible</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14955525361412437992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_DZ7ttf7zZIg/SqJm7h66AsI/AAAAAAAAACQ/8newlGjSfyA/S220/Kdk.jpeg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2881627948106689023.post-2049193443635425217</id><published>2011-06-29T07:50:00.001-07:00</published><updated>2011-06-29T07:50:46.946-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkitab'/><title type='text'>Alkitab bersaksi tentang Yesus</title><content type='html'>&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div id="discussionBody" style="white-space: normal;"&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_pEYdhGRIOjM/SrAzqitn2FI/AAAAAAAAACY/_-E65_EfMco/s1600-h/Alkitab.jpg" rel="nofollow"&gt;&lt;img alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_pEYdhGRIOjM/SrAzqitn2FI/AAAAAAAAACY/_-E65_EfMco/s320/Alkitab.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 123px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 127px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;- Buku yang berisi Firman Allah- Buku yang ditulis dengan  inspirasi Roh Kudus.&lt;br /&gt;- Buku yang bersaksi tentang Yesus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alkitab  adalah buku yang berisi  firman Allah. Ada banyak buku-buku di dunia  ini, tetapi semuanya datang  dari hikmat dan pengetahuan manusia.  Sedangkan Alkitab berasal dari  Allah. Alkitab ditulis oleh mereka yang  mendapat inspirasi dari Roh  Kudus. Para penulis Alkitab tidak menerima  kata demi kata yang  didiktekan Allah. Mereka didorong oleh Roh Kudus  ketika mereka  menulisnya. Alkitab tidak dimaksudkan untuk dibaca sebagai  suatu  tulisan sejarah karena tujuannya adalah untuk mengungkapkan  kepada  manusia (ciptaan), kehendak Allah (Pencipta), yang berada dengan   sendirinya dari kekekalan sampai kekekalan (Yohanes 20:31). Oleh karena   itu, pembacaan Alkitab harus mengarah kepada pengertian yang   sesungguhnya mengenai kehendak Allah supaya siapapun dapat mentaatinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alkitab   memuat firman Allah yang bersaksi tentang Allah yang hidup dan Yesus   yang diutus-Nya. Jadi Alkitab sarat dengan berita-berita dan   kesaksian-kesaksian mengenai Yesus. Alkitab dicatat supaya manusia dapat   percaya bahwa Yesus adalah Kristus, Anak Allah, dan oleh karena  percaya  akan hal tersebut manusia dapat memperoleh hidup di dalam  nama-Nya  (Yohanes 20:31). Supaya mendapatkan hidup kekal, seseorang  harus  mengenal satu-satunya Allah yang benar dan Yesus Kristus, yang  diutus  Allah untuk manusia (Yohanes 17:3). Oleh karena itu, para  pembaca  Alkitab harus menemukan Yesus di dalam Alkitab dan memastikan  bahwa  semua janji-janji yang ditulis dalam Alkitab terjadi dalam hidup  mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alkitab   terdiri dari dua perjanjian, Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.   Perjanjian Lama adalah bayangan dan kiasan dari apa yang akan digenapi   oleh Anak Allah. Apa yang disampaikan melalui Hukum Musa adalah situasi   yang sesungguhnya mengenai Allah yang benar dan manusia yang berdosa.   Pesan yang disampaikan oleh para nabi adalah mengenai kedatangan Mesias   untuk menyelamatkan manusia, yaitu orang-orang berdosa. Semua upacara   pengorbanan yang dipersembahkan dengan mencucurkan darah binatang di   bawah Hukum Musa akan digantikan dengan pelayanan penebusan Yesus   Kristus. Para imam agung adalah perumpamaan bagi Yesus Kristus yang   adalah Imam Agung bagi semua orang selama-lamanya. Perjanjian Baru itu   adalah kenyataan itu sendiri. Perjanjian Baru memberi kesaksian tentang   Yesus, Juruselamat, yang datang sebagai penggenapan dari   nubuatan-nubuatan di Perjanjian Lama, menebus kita, dibangkitkan,   diangkat ke surga, dan yang akan datang lagi dari takhta surgawi. Semua   kiasan-kiasan dan bayangan-bayangan digenapi di dalam Yesus Kristus.   Perjanjian Baru menyaksikan akan hal tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ayat Alkitab terkait:&lt;br /&gt;Matius 5:17, Markus 12:28, Lukas 1:37; 24:44, Yohanes 5:39; 6:63,68;12:50;20:31,&lt;br /&gt;2 Timotius 3:16-17, Ibrani 11:3, 2 Petrus 1:20-21.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2881627948106689023-2049193443635425217?l=pulsa67.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulsa67.blogspot.com/feeds/2049193443635425217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pulsa67.blogspot.com/2011/06/alkitab-bersaksi-tentang-yesus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2881627948106689023/posts/default/2049193443635425217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2881627948106689023/posts/default/2049193443635425217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulsa67.blogspot.com/2011/06/alkitab-bersaksi-tentang-yesus.html' title='Alkitab bersaksi tentang Yesus'/><author><name>Berea Bible</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14955525361412437992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_DZ7ttf7zZIg/SqJm7h66AsI/AAAAAAAAACQ/8newlGjSfyA/S220/Kdk.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_pEYdhGRIOjM/SrAzqitn2FI/AAAAAAAAACY/_-E65_EfMco/s72-c/Alkitab.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2881627948106689023.post-6239728913288630686</id><published>2011-06-29T07:47:00.000-07:00</published><updated>2011-06-29T07:48:42.525-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkitab'/><title type='text'>Alkitab adalah suara Allah</title><content type='html'>&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/S7dFsmn_3TI/AAAAAAAAAIk/NZvXR3JrGWY/s1600/alkitab.jpeg"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455906106167516466" src="http://3.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/S7dFsmn_3TI/AAAAAAAAAIk/NZvXR3JrGWY/s320/alkitab.jpeg" style="cursor: pointer; float: left; height: 109px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 116px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="entry"&gt;&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;“Kamu  menyelidiki Kitab-kitab Suci,  sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu  mempunyai hidup yang kekal ,  tetapi walaupun kitab-kitab Suci itu  memberi kesaksian tentang Aku.”  Yoh 5:39&lt;div style="color: red; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;b&gt;Alkitab adalah suara Allah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alkitab   bukanlah buku dari pemikiran-pemikiran logis atau imajinasi tetapi   memuat pengalaman-pengalaman nyata yang berhubungan dengan Allah dan   bayak orang dalam kurun waktu yang panjang. Berdasarkan apa yang Allah   telah nyatakan, Alkitab mencatat pengalaman-pengalaman mereka yang   mentaati, perwahyuan Allah sepanjang keomposisinya selama 16.000 tahun.   Tujuan tunggal dari pewahyuan-pewahyuan dan juga catatan-catatan adalah   untuk memperkenalkan Yesus kepada kita. Itulah mengapa melalui Alkitab   kita dapat mengenal Allah dengan baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alkitab   bukan hanya sebuah kumpulan dari catatan-catatan sejarah. Melalui Roh   Kudus yang diam didalam kita, kita bisa mendengar firman Allah, yang   dikatakan kepada Abraham dan Yoshua, dan juga Firman yang Yesus katakan   kepada semua murid-muridnya.&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;b&gt;Firman yang memuat perwahyuan Allah &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah  menyatakan kehenda-Nya melalui  Alkitab (2Petrus 1: 12-21). Maka Alkitab  adalah Firman Allah akan  perwahyuan. Bertolak belakang dengan  agama-agama lain, iman dalam  ke-Kristenan memiliki arti mempercayai  firman yang dinyatakan oleh  Allah, yang menghasilkan iman yang hidup  sebagaimana yang disaksikan  oleh Roh Kudus diantara orang-orang percaya.  Firman Allah adalah  perkataan hidup yang kekal (Yoh 6:68), kebenaran  yang tidak bisa  dibungkamkan (Yoh 12:50), Firman yang menjadikan segala  sesuatu (Ibrani  11:3) Di sinilah terletak otoritas Alkitab. Untuk alasan  inilah,  Alkitab tidak dapat dibatalkan (Yoh 10:35) dan tidak dapat  berlalu (Mat  24:32-35), karena itu tidak mungkin memisahkan Allah yang  kekal dari  Firman-Nya yang kekal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh   karena itu, Alkitab adalah perantara tertinggi dan perwahyuan pribadi   Allah yang tidak kelihatan ( 2Timotius 3: 10-17). Lebih lanjut lagi,   kehendak yang disingkapkan Allh melalui Alkitab adalah Yesus Kristus.   Inilah bagaimana kita percaya kepada Yesus Kristus dan menerima   keselamatan yang dijanjikan Allah seturut dengan kehendak yang   dinyatakan-Nya (Yoh 20:30-31).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #006600;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;b&gt;Yesus yang dengan sempurna menggenapi Alkitab&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yesus   adalah Dia yang diutus dengan sempurna menggenapi janji janji Alkitab   dan pengharapan dari umat manusia. Yesus datang kedunia sesuai dengan   firman pewahyuan dan menyelesaikan dengan sempurna keseluruhan Alkitab.   Firman Alkitab terbentuk dari nubuatan yang menunjuk kepada kedatangan   Yesus dan kesaksian-kesaksian akan penggenapannya. Secara singkat   alkitab adalah “kesaksian mengenai Yesus Kristus” yang juga adalah   Firman yang menuntut kita untuk memiliki hidup kekal melalui Dia (Yoh   5:39).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yesus   tidak pernah bertindak dari diri-Nya sendiri semasa kehidupan  pelayanan  resmi-Nya. Melainkan ia menjalani setiap jam kehidupan-Nya  untuk  menggenapi Alkitab dengan menyatakan tanda-tanda heran dalam  proses  penggenapan dari Firman (Mat 8:16) dan bahkan menang atas  pencobaan dari  Iblis (Mat 4:1-11). Sepanjang hidup-Nya, Yesus  menggenapi Alkitab dan  menyelesaikan dengan sempurna kehendak Allah  yang memberikan hidup kekal  kepada dunia ( Yoh 1:4)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333399; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;b&gt;Roh Kudus bekerja sesuai dengan Firman&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika   Yesus adalah yang menggenapi Alkitab yang memuat kehendak Allah, maka   Roh Kudus adalah yang mengekspresikan kekuatan Allah sebagaimana  adanya.  (2Tim 3:16) Karena Roh Kudus memelihara pekerjaan-pekerjaan  yang telah  dilakukan Yesus dan bersaksi mengenai-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanda-tanda   heran yang diperbuat Yesusdan para murid-Nya terus terjadi sampai masa   kini oleh gereja-gereja adalah sebuah kesaksian yang jelas bahwa Roh   Kudus menjamin Firman Allah. (Mark 9:23 dan Yoh 14:13)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Roh   Kudus yang bekerja sesuai dengan firman, menghancurkan pikiran dosa   yang bertentangan dengan Allah dan roh Kudus mempengaruhi kita untuk   hidup sesuai dengan kehendak-Nya (Roma 8:7-8).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #993300;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;b&gt;Orang-orang kudus yang mengenal Otoritas Alkitab&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Firman   dalam Alkitab adalah yang sama dari kemarin , sekarang dan selamnya  dan  bekerja atas kita dengan cara yang sama dengan apa yang Yesus  genapi,  dan Roh Kudus senantiasa menjaminnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesaksian-kesaksian   dari nenek moyang sangat melimaph dalam Alkitab (Ibrani 11:1-3) dan   terus berlanjut sampai saat ini karena firman Allah adalah jaminana-Nya   (Bil 23:19) dan Allah menepatinya (Yeremia 1:12). Firman-Nya seperti   uang kontan yang diterbitkan dan dijamin oleh-Nya bahwa doa kita dijawab   (Yoh 15:7-8) Oleh karena itu kita harus menjunjung tinggi Firman Allah   seperti harta terpendam (Mat 13:44), karena tidak ada yang mustahil  bagi  mereka yang mengenal otoritas Alkitab (Lukas 1:37).&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Diambil dari Today’s Bereans Summer 2006 Vol 1 No.3&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2881627948106689023-6239728913288630686?l=pulsa67.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulsa67.blogspot.com/feeds/6239728913288630686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pulsa67.blogspot.com/2011/06/alkitab-adalah-suara-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2881627948106689023/posts/default/6239728913288630686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2881627948106689023/posts/default/6239728913288630686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulsa67.blogspot.com/2011/06/alkitab-adalah-suara-allah.html' title='Alkitab adalah suara Allah'/><author><name>Berea Bible</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14955525361412437992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_DZ7ttf7zZIg/SqJm7h66AsI/AAAAAAAAACQ/8newlGjSfyA/S220/Kdk.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/S7dFsmn_3TI/AAAAAAAAAIk/NZvXR3JrGWY/s72-c/alkitab.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2881627948106689023.post-6133655048880348321</id><published>2011-06-29T07:40:00.000-07:00</published><updated>2011-06-29T07:42:11.847-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkitab'/><title type='text'>Kaca mata Alkitab</title><content type='html'>&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/S7dUOO82AaI/AAAAAAAAAIs/2TT28ilIt9k/s1600/Kaca+mata.jpg"&gt;&lt;img alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455922077090840994" src="http://4.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/S7dUOO82AaI/AAAAAAAAAIs/2TT28ilIt9k/s320/Kaca+mata.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 135px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 135px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: red; font-size: 130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sudut pandang yang tepat untuk membaca Alkitab&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;‘Kaca  mata Alkitab’ adalah mengenai membaca Alkitab dengan sudut  pandang yang  tepat. Kesulitan dalam membaca sebuah buku dapat diatasi  dengan memakai  kaca mata yang sesuai. Benda-benda yang terletak sangat  jauh dapat  dilihat dengan jelas dengan bantuan dari teleskop.  Benda-benda yang  sangat kecil dan tidak kasat mata (mikroorganisme)  dapat diteliti dengan  bantuan mikroskop. Sama seperti itu, ketika  membaca Alkitab, kaca mata  yang sesuai dibutuhkan untuk mengerti firman  Allah. ‘Kaca mata Alkitab’  dapat diringkas menjadi empat pokok  berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, kaca mata  Alkitab adalah suatu sudut pandang kudus yang  berpusat kepada Yesus.  Yaitu untuk membaca Alkitab melalui kaca mata  Yesus. Mulai dari Kejadian  sampai Wahyu, Alkitab menyaksikan tentang  Yesus (Yohanes 5:39, 20:31).  Perjanjian Lama adalah seperti sebuah foto  yang memiliki pemandangan  yang rumit sebagai latar belakangnya.  Sekilas pandang, mula-mula tidak  mudah untuk menemukan gambar/tokoh  utama dari foto yang sedemikian rupa.  Perjanjian Baru adalah seperti  foto yang diperbesar dan dipusatkan  kepada gambar/tokoh utama.  Kesaksian mutlak dari keseluruhan Alkitab  difokuskan kepada Yesus yang  telah ada bersama Allah dari kekekalan  sampai ia datang ke dunia untuk  mengungkapkan kehendak Allah. Inilah  alasan mengapa Alkitab harus  dibaca dengan sikap yang berpusat kepada  Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, kaca mata Alkitab adalah sudut pandang yang  berpusat kepada  Allah (Teosentris). Alkitab berisi firman Allah dan  mengungkapkan  kehendak Allah. Oleh karena itu, Alkitab harus dibaca dan  dimengerti  dari sudut pandang Allah. Dahulu Alkitab biasanya  diterjemahkan dengan  metode yang berorientasi kepada sejarah penebusan.  Pengertian mereka  akan Allah adalah ‘Allah yang bekerja untuk  menyelamatkan manusia’ dan  ‘Allah yang bekerja untuk memuaskan keinginan  manusia’. Bagaimanapun  juga Allah adalah yang diuntungkan dari  pekerjaan-Nya sendiri dan Ia  menganugerahkan kasih karunia-Nya kepada  manusia sebagai bagian dari  pekerjaan-Nya. Sudut pandang yang berpusat  kepada Allah diawali dengan  gagasan bahwa Allah berada bukan untuk  manusia tetapi manusia berada  untuk Allah. Hanya ketika Alkitab dibaca  dalam hubungannya dengan  takdir Illahi, yang sudah dirancangkan sebelum  kekekalan, barulah  kehendak Allah dapat dimengerti dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga,  kaca mata Alkitab adalah suatu sudut pandang Ibrani. Dalam  pembacaan  Alkitab, ada dua macam sudut pandang: Yunani dan Ibrani.  Sudut pandang  Yunani berdasarkan pada pemikiran rasional dan ilmu  pengetahuan. Ini  berpusat kepada manusia, dan menolak apapun yang tidak  bisa dimengerti  secara rasional atau akal sehat. Mereka membaca  Alkitab dengan  pertanyaan ‘bagaimana’. Bagi mereka sangatlah penting  untuk mendapatkan  jawaban yang rasional dari pertanyaan ‘bagaimana’.  Sebaliknya, sudut  pandang Ibrani mengikuti pemikiran orang Ibrani yang  berpusat kepada  Allah. Pengertian mereka mengenai Alkitab berdasarkan  pada pemikiran  bahwa Allah adalah yang Maha Kuasa. Mereka lebih  tertarik kepada tujuan  Ilahi dari peristiwa-peristiwa di dalam Alkitab.  Bagaimana cara itu  terjadi dan bagaimana prosesnya tidaklah menjadi  perhatian mereka. Jadi  mereka membaca Alkitab dengan pengertian  ‘mengapa’. Jika pengertian  ‘mengapa’ digunakan untuk membaca Alkitab  maka kehendak Allah menjadi  dapat dimengerti. Sudut pandang Yunani  membawa kita kepada interpretasi  sudut pandang sejarah penebusan, dan  sudut pandang Ibrani membawa kita  kepada interpretasi dari Gambar  Kehendak Allah yang Seutuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat,  kaca mata Alkitab adalah suatu sudut pandang yang berorientasi  pada  pengalaman rohani. Sudut pandang ini mendekati Alkitab melalui  kaca mata  dari pekerjaan Roh Kudus sekarang ini. Peraturan dari suatu  agama  terdiri dari penyajian sistematik dari doktrin agama tersebut.  Alkitab  bukanlah sebuah buku dari doktrin-doktrin. Alkitab penuh dengan   pengalaman-pengalaman dan kesaksian-kesaksian dari mereka yang pernah   bertemu Allah dalam kehidupan mereka. Yesus selalu sama, tidak pernah   berubah dahulu dan sekarang . Pekerjaan Roh Kudus masih berlangsung   sekarang sama seperti dua ribu tahun yang lalu. Oleh karena itu firman   Allah yang tercatat dalam Alkitab harus dialami secara pribadi oleh   setiap orang percaya. Hanya melalui Roh Kudus, firman Allah dapat   dialami oleh manusia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ayat Alkitab terkait:&lt;br /&gt;Yohanes 5:39; 20:31.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2881627948106689023-6133655048880348321?l=pulsa67.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulsa67.blogspot.com/feeds/6133655048880348321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pulsa67.blogspot.com/2011/06/kaca-mata-alkitab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2881627948106689023/posts/default/6133655048880348321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2881627948106689023/posts/default/6133655048880348321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulsa67.blogspot.com/2011/06/kaca-mata-alkitab.html' title='Kaca mata Alkitab'/><author><name>Berea Bible</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14955525361412437992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_DZ7ttf7zZIg/SqJm7h66AsI/AAAAAAAAACQ/8newlGjSfyA/S220/Kdk.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/S7dUOO82AaI/AAAAAAAAAIs/2TT28ilIt9k/s72-c/Kaca+mata.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2881627948106689023.post-1735040537021859723</id><published>2011-06-26T17:07:00.000-07:00</published><updated>2011-06-26T17:08:29.949-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar Kehendak Allah'/><title type='text'>Pengantar Gambar Kehendak Allah</title><content type='html'>&lt;p&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/SrnQ9lr6_BI/AAAAAAAAABw/9x4Xx77lBbI/s1600-h/gb1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 128px; height: 85px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/SrnQ9lr6_BI/AAAAAAAAABw/9x4Xx77lBbI/s320/gb1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5384564586005068818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Warisan Anak yaitu takhta sorgawi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Pemusnahan Iblis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Keselamatan manusia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;ALLAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;* Allah adalah satu, unik dan Tritunggal yaitu: Bapa, Anak dan Roh Kudus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah   adalah Satu, unik dan Tritunggal. Terdiri dari Bapa, Anak dan Roh   Kudus. Allah adalah “Esensi Ilahi” yang berada dengan sendirinya dari   pada mulanya sampai dengan kekekalan. Anak adalah “Keberadaan Ilahi”   yang dahulu berada bersama Allah sebagai Firman sebelum Ia menyatakan   dirinya ke dunia sebagai gambar-Nya. Roh Kudus adalah “Roh Ilahi” yang   berada bersama Bapa sebagai sumber dari segala roh.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ketiga   kepribadian dari Allah Tritunggal masing-masing berdiri sendiri   meskipun mereka satu dalam kehendak. Setiap pribadi Allah Tritunggal   memiliki keinginan dan kehendaknya masing-masing. Meskipun demikian,   Anak dan Roh Kudus tidak melampaui kehendak Bapa, tetapi mereka satu   sebagaimana mereka selalu bekerja sesuai dengan kehendak Bapa. Allah   menetapkan kehendak-Nya, Anak menggenapinya dan Roh Kudus menjamin dan   menyaksikannya untuk selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah sebagai esensi Ilahi dari   Allah adalah yang berada dengan sendirinya dari pada mulanya. Bahkan   mendahului penciptaan sorga, para malaikat dan manusia. Bapa mengatur   kehendak-Nya sesuai dengan Anak, sorga dan segenap ciptaan. Oleh karena   itu, tidak ada satu pun di dalam dunia ciptaan ini yang diciptakan   melampaui kehendak Bapa. Bapa adalah sang Perencana, sumber dari segala   sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak sebagai Keberadaan Allah pada dasarnya setara   dengan Bapa dalam hal kemuliaan dan wibawa. Anak juga memiliki keinginan   dan kehendaknya sendiri, tetapi tidak menaruhnya lebih tinggi daripada   kehendak Bapa ataupun melampaui (John 6:39-39; John 12:49; John  14:10).  Yesus, Anak Allah, menghormati keinginan dan kehendak Bapa dan  bertindak  sesuai itu (Matthew 26:39, Matthew 26:42; Luke 22:42).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roh  Kudus  sebagai Roh Ilahi dari Allah adalah sumber dari segala roh.  Sebagai  kepribadian, Ia memiliki keinginan dan kehendaknya sendiri,  tetapi juga  “sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang  Kudus” (Romans  8:27) dan tidak pernah melampaui kehendak Bapa dalam  pelayanan-Nya.  Meskipun Anak menggenapi kehendak Bapa, Ia melakukannya  dengan bantuan  dan pekerjaan dari Roh Kudus. Dalam segala aspek  pelayanan-Nya, Roh  Kudus selalu bekerja sesuai dengan kehendak Bapa.  Sebagai kesimpulan,  Bapa menentukan kehendak-Nya, Anak menggenapinya  dan Roh Kudus  menjaminnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ayat terkait:&lt;br /&gt;John 6:38-39; John 10:30; John 15:26&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar Kehendak Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Memandang kehendak yang telah direncanakan Bapa, digenapi dalam Anak oleh Roh Kudus sebagai satu gambaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gambar   kehendak Allah mengacu kepada keseluruhan visi kehendak Allah yang   dikandung dan direncanakan oleh Allah yang berada dengan sendirinya dari   pada mulanya dan telah digenapi oleh Anak melalui Roh Kudus. Gambar   kehendak Allah memiliki susunan lipat tiga (three-fold structure) yaitu:   Takhta sorgawi sebagai warisan Anak, pemusnahan Iblis dan keselamatan   umat manusia. Secara urut disebut: “Prioritas pertama,” “Prioritas   kedua,” dan Prioritas ketiga” dalam kehendak Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Prioritas   pertama mengacu kepada hubungan antara Bapa dan Anak, yang kedua  adalah  antara Allah dengan Iblis, dan yang ketiga adalah antara Allah  dan umat  manusia. Ketiga prioritas ini digenapi di dalam Anak, karena  tanpa  Anak, tidak ada satu pun dari kehendak Allah yang dapat digenapi  (John  6:38; John 10:37; John 14:10). Kehidupan pelayanan resmi Yesus  itu  sendiri adalah Gambar kehendak Allah. Gambar ini juga berhubungan  erat  dengan dan terjadi dalam tiga langit ciptaan Allah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2881627948106689023-1735040537021859723?l=pulsa67.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulsa67.blogspot.com/feeds/1735040537021859723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pulsa67.blogspot.com/2011/06/pengantar-gambar-kehendak-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2881627948106689023/posts/default/1735040537021859723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2881627948106689023/posts/default/1735040537021859723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulsa67.blogspot.com/2011/06/pengantar-gambar-kehendak-allah.html' title='Pengantar Gambar Kehendak Allah'/><author><name>Berea Bible</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14955525361412437992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_DZ7ttf7zZIg/SqJm7h66AsI/AAAAAAAAACQ/8newlGjSfyA/S220/Kdk.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/SrnQ9lr6_BI/AAAAAAAAABw/9x4Xx77lBbI/s72-c/gb1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2881627948106689023.post-8277698548409931408</id><published>2011-06-26T17:05:00.002-07:00</published><updated>2011-06-26T17:11:45.470-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar Kehendak Allah'/><title type='text'>Gambar Kehendal Allah ke 1</title><content type='html'>&lt;p&gt; &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/SrnRjPErwhI/AAAAAAAAAB4/X-VvYR1n3KY/s1600-h/gb2gb1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 107px; height: 129px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/SrnRjPErwhI/AAAAAAAAAB4/X-VvYR1n3KY/s320/gb2gb1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5384565232769942034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Warisan Anak yaitu Takhta Sorgawi:&lt;br /&gt;Prioritas Pertama Dalam Kehendak Allah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;* Prioritas Allah yang pertama adalah warisan Anak yaitu takhta sorgawi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Prioritas   pertama dalam kehendak Allah adalah warisan Anak yaitu takhta sorgawi   (Philippians 2:5-11). Meskipun Gambar kehendak Allah sendiri tidak bisa   dibahas tanpa menyebut Anak, prioritas pertama memusatkan pandangan   lebih dekat kepada Anak, karena itu adalah mengenai terangkatnya Dia ke   sorga. Keahliwarisan-Nya telah direncanakan sebelum penciptaan manusia,   para malaikat dan sorga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prioritas pertama memusatkan pandangan   kepada hubungan antara Bapa dan Anak yang bisa disimpulkan dengan  “Kasih  &amp;amp; Ketaatan.” Secara ruang hal ini berhubungan dengan langit  ketiga  (sorga para malaikat, ilah-ilah, dunia rohani). Dalam kasih-Nya  kepada  Anak, Bapa menunjuk Dia sebagai ahli waris dan menciptakan sorga  sebagai  warisan-Nya (Hebrews 1:2). Dalam pelaksanaannya, anak memilih  untuk  tidak menyetarakan diri dengan Bapa dan merendahkan diri-Nya  dengan  kerendahan hati terhadap Dia (Philippians 2:5-8). Dengan  menunjuk kepada  Anak ketika Ia dibaptis oleh Yohanes Pembaptis (Matthew  3:17; Mark  1:11; Luke 3:22) dan di gunung di mana Ia berubah rupa  (Matthew 17:5;  Mark 9:7; Luke 9:35), dan berkata, “Inilah Anak yang  Kukasihi,  kepada-Nyalah Aku berkenan.” Bapa menyatakan kepada dunia  akan kasih-Nya  untuk Anak, Firman datang dalam daging. Dalam suratnya,  Paulus  menegaskan kasih ini dengan menyebut sorga yang diberikan kepada  Anak  “Kerajaan Anak-Nya yang kekasih” (Colossians 1:13). Dalam  menanggapi  kasih Allah yang luar biasa, Anak menunjukkan kerendahan  hati dengan  merendahkan diri tanpa batasan. Meskipun pada hakekatnya  adalah Allah,  Ia tidak menyetarakan diri dengan Bapa, tetapi memilih  untuk  mengosongkan diri-Nya, mengambil rupa seorang hamba dan  menyatakan diri  dalam rupa seorang manusia (Philippians 2:6-8). Dengan  kata lain adalah  sebagai makhluk yang dapat mengalami kematian Ia  merendahkan diri di  hadapan Bapa, sumber dari hidup kekal. Allah  menerima dengan penuh  sukacita kerelaan hati Anak untuk merendahkan  diri dengan kerendahan  diri dan mengecap maut, dan memberikan Dia  perintah kebangkitan sebagai  tanda penghargaaan atas persetujuan-Nya  (John 10:17-18). Maka Bapa dan  Anak ada dalam hubungan kasih dan  ketaatan. Tanpa kasih dan/atau  ketaatan, tidak mungkin ada hubungan di  antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan  sebelum hal ini menjadi korban kematian  untuk keselamatan manusia,  kematian Yesus telah direncanakan sebagai  perintah Bapa. Hal ini telah  direncanakan dalam proses untuk Anak  mewarisi sorga bahkan sebelum  penciptaan manusia atau dunia. Oleh sebab  itu, kematian Yesus harus  dimengerti dalam konteks hubungan Bapa-Anak.  Yesus harus mati dan menuju  kebangkitan sesuai dengan kehendak Allah.  Kematiannya itu berasal dari  penyerahan diri-Nya kepada Bapa dan proses  untuk masuknya Dia ke sorga  melalui kebangkitan, di mana sorga telah  dipersiapkan untuk Dia oleh  Bapa. Pernyataan Yesus, “Akulah  kebangkitan” (John 11:25) tidak dapat  secara mudah diartikan bahwa Ia  harus mati dan dibangkitkan. Pernyataan  itu lebih mengantarkan arti  bahwa Yesus sebagai pemilik asli dari hidup  kekal hanya mengalami  kematian secara singkat. “Aku memberikan nyawa-Ku  untuk menerimanya  kembali” (John 10:17) , juga memberikan konfirmasi  bahwa tujuan  akhir-Nya bukan sekedar kebangkitan dari kubur, tetapi  kehidupan yang  lebih besar lagi, yaitu penobatan takhta di sorga. Dari  pada mulanya,  Yesus sudah ditetapkan untuk mati, dibangkitkan dan duduk  dalam takhta  kemuliaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kematian Yesus bukanlah tujuan  akhir. Untuk  kebangkitanlah Anak Manusia telah datang. Dua ribu tahun  yang lalu,  kehendak Allah telah digenapi oleh kematian Yesus, Anak-Nya,   kebangkitan dan terangkatnya Yesus ke sorga (Matthew 26:64; Mark 16:19;   Hebrews 1:3; Hebrews 8:1, Revelation 3:21) yang mana sekarang ini  sedang  berdoa bagi orang-orang kudus (Romans 8:34); 1 John 2:1) dan   mempersiapkan tempat tinggal bagi mereka di sorga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ayat terkait:&lt;br /&gt;Philippians 2:6-8; Mark 16:19&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2881627948106689023-8277698548409931408?l=pulsa67.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulsa67.blogspot.com/feeds/8277698548409931408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pulsa67.blogspot.com/2011/06/gambar-kehendal-allah-ke-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2881627948106689023/posts/default/8277698548409931408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2881627948106689023/posts/default/8277698548409931408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulsa67.blogspot.com/2011/06/gambar-kehendal-allah-ke-1.html' title='Gambar Kehendal Allah ke 1'/><author><name>Berea Bible</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14955525361412437992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_DZ7ttf7zZIg/SqJm7h66AsI/AAAAAAAAACQ/8newlGjSfyA/S220/Kdk.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/SrnRjPErwhI/AAAAAAAAAB4/X-VvYR1n3KY/s72-c/gb2gb1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2881627948106689023.post-8995821431656046333</id><published>2011-06-26T17:05:00.001-07:00</published><updated>2011-06-26T17:12:58.774-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar Kehendak Allah'/><title type='text'>Gambar Kehendal Allah ke 2</title><content type='html'>&lt;p&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/SrnR1T4P5yI/AAAAAAAAACA/8xfiPwGJTdc/s1600-h/gb3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 121px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/SrnR1T4P5yI/AAAAAAAAACA/8xfiPwGJTdc/s320/gb3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5384565543297607458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kehendak Allah Ke dua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemusnahan Iblis: Prioritas kedua dalam kehendak Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kehendak Allah untuk pemusnahan Iblis oleh Anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Prioritas   kedua dalam kehendak Allah adalah pemusnahan Iblis seperti dikatakan   dalam 1 Yohanes 3:8, “Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu   supaya membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari   pada mulanya, Allah berada sendirian. Ia menunjuk Anak sebagai ahli   waris dan menciptakan sorga untuk-Nya, dan juga para malaikat yang akan   melayani Dia menyongsong kedatangan-Nya (Hebrews 1:6). Telah   direncanakan supaya Anak merendahkan diri-Nya di hadapan Bapa dan masuk   ke sorga melalui kematian dan kebangkitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, salah   satu dari para penghulu malaikat memberontak terhadap malaikat Yehovah   (Isaiah 14:12-15); Ezekiel 28:13-18). Malaikat Yehovah adalah malaikat   yang melayani sebagai wakil Allah setelah Ia dipercayakan nama Allah,   “Yehovah.” Jadi pemberontakan terhadap malaikat Yehovah berarti   pemberontakan terhadap Allah dan nama-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Lucifer   memberontak langsung terhadap Alah sendiri, tentunya ia akan dihakimi   secepatnya oleh Allah, api yang menghanguskan (Hebrews 12:29). Tetapi,   karena ia memberontak terhadap malaikat Yehovah dan karena ini terjadi   sebelum masuknya Anak Allah ke sorga, maka menjadi satu keharusan untuk   menempatkan Iblis dalam kurungan sementara, supaya Tuhan sorgawi yang   memegang wibawa penghakiman bisa menghakimi dia secara hukum, dalam   perjalanan-Nya ke sorga setelah Ia mengalami kematian. Dalam proses ini   peperangan antara malaikat yang membuat kekacauan dan para malaikat   benar (righteous angels) terjadi di sorga. Sebagai akibatnya, Lucifer,   penghulu malaikat yang jatuh, dan antek-anteknya, yang berjumlah   sepertiga dari malaikat-malaikat sorgawi, dibuang dari “sorga para   malaikat” (langit ketiga) dan dikurung dalam langit kedua (Revelation   12:1-9; Isaiah 14:12-15; Ezekiel 28:13-19; 2 Peter 2:4; Jude 1:6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkitab   menyebut langit kedua di mana Satan ditempatkan sebagai “kegelapan,”   “hades,” “liang gelap,” dan “alam semesta.” Sampai penghakimannya, Allah   memberikan Satan sedikit otoritas terbatas dan membiarkan dia menjadi   “kuasa kegelapan” (Colossians 1:13). Kemudian, setelah penciptaan ruang   angkasa dari kegelapan, Satan menjadi “penguasa kerajaan angkasa”   (Ephesians 2:2) dan menyebabkan Adam berdosa meskipun manusia ini   diciptakan untuk mempersiapkan jalan bagi Anak Allah. Karena siapa yang   dikalahkan orang, ia adalah hamba orang itu (2 Peter 2:19), umatmanusia   yang termasuk kepada Adam menjadi diperbudak oleh Iblis. Sejak itu  Satan  menjadi “Iblis” yang memisahkan Allah dengan manusia dan  “Penguasa  dunia” (John 12:31; John 16:11) dengan segala otoritasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap   kejatuhan Adam, Allah telah bernubuat bahwa keturunan perempuan akan   datang untuk meremukkan kepala Satan (Genesis 3:15), dan akhirnya 2000   tahun, Anak Allah dinyatakan kepada dunia sebagai Firman yang menjadi   daging (John 1:14; John 1:18). Kemudian Iblis mengetahui bahwa Yesus   adalah Anak Allah dan mencobai Dia sebanyak tiga kali (Matthew 4:1-11).   Yesus mengalahkan semua pencobaan dari Iblis, tetapi Iblis secara terus   menerus mencari jalan untuk menghancurkan-Nya dengan menggunakan kuasa   mautnya, dan berakhir dengan menyalibkan Anak Allah yang tidak  berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun  demikian kebangkitan Yesus yang tidak berdosa  menghancurkan kuasa maut  Iblis (John 10:18; John 16:11).  Kebangkitan-Nya membukakan mata dunia  bahwa Iblis adalah yang melangar  hukum dan dengan kebangkitan-Nya juga,  Ia menjatuhkan hukuman kepada  Satan yang memberontak terhadap Allah di  sorga. Firman Yesus yang  diulang-ulang selama kehidupan pelayanan resmi  yaitu “Sekarang juga  penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar” (John  12:31), pada  akhirnya digenapi melalui kematian dan kebangkitan-Nya  (John 16:11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada  awalnya kedatangan Anak Allah sebagai manusia  adalah sebuah proses  dari kerendahan hati dan penundukan diri terhadap  Bapa, tetapi  kejatuhan malaikat di sorga membuat Dia menambahkan  penghakiman Iblis  kepada kematian-Nya, maka Ia memilih untuk mati di  kayu salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian  bagi Yesus adalah sebuah peristiwa yang  disebabkan oleh wibawa-Nya  sendiri (John 10:17-18), sedangkan bagi  Satan, hal tersebut adalah  untuk menghadirkan bukti nyata mengenai  pemberontakannya terhadap Allah  di sorga. Melalui kebangkitan. Yesus  menetapkan hukuman terhadap Satan  yang tidak saja memberontak terhadap  Allah di sorga, tetapi juga  menyalibkan Dia yang benar. Satan sekarang  tidak lagi memiliki otoritas  dan hanya sedang menunggu penghakiman di  neraka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ayat terkait:&lt;br /&gt;1 John 3:8; Hebrews 2:14&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2881627948106689023-8995821431656046333?l=pulsa67.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulsa67.blogspot.com/feeds/8995821431656046333/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pulsa67.blogspot.com/2011/06/gambar-kehendal-allah-ke-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2881627948106689023/posts/default/8995821431656046333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2881627948106689023/posts/default/8995821431656046333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulsa67.blogspot.com/2011/06/gambar-kehendal-allah-ke-2.html' title='Gambar Kehendal Allah ke 2'/><author><name>Berea Bible</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14955525361412437992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_DZ7ttf7zZIg/SqJm7h66AsI/AAAAAAAAACQ/8newlGjSfyA/S220/Kdk.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/SrnR1T4P5yI/AAAAAAAAACA/8xfiPwGJTdc/s72-c/gb3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2881627948106689023.post-5543180364351017787</id><published>2011-06-26T17:02:00.000-07:00</published><updated>2011-06-26T17:11:12.031-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar Kehendak Allah'/><title type='text'>Gambar Kehendal Allah ke 3</title><content type='html'>&lt;p&gt; &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/SrnSmdlSvxI/AAAAAAAAACI/Iw5O7PULgxI/s1600-h/gb4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 85px; height: 95px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/SrnSmdlSvxI/AAAAAAAAACI/Iw5O7PULgxI/s320/gb4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5384566387716046610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Keselamatan Umat Manusia: Prioritas ketiga dalam kehendak Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Kehendak Allah untuk menganugrahkan kasih karunia bagi keselamatan manusia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Prioritas   ketiga dalam kehendak Allah adalah keselamatan manusia (1 John 3:16).   “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah   mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya   kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal” (John 3:16),   “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan  untuk  melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi  banyak  orang” (Matthews 20:28). Firman ini dan juga yang lainnya  mengenai darah  Yesus yang mahal (Hebrews 10:19) bersaksi bahwa Yesus,  Anak Allah  adalah sang Juruselamat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Telah   direncanakan sebelum penciptaan, waktu Allah berada sendirian, bahwa   Yesus akan memasuki sorga setelah Ia menjadi manusia dan mengalami   kematian. Sejak dari mulanya manusia diciptakan serupa dengan gambar   Allah, yang dimaksudkan sebagai jalan bagi kedatangan Anak Manusia.   Tetapi Adam digoda oleh Iblis, malaikat yang jatuh dan memakan buah   terlarang dari pohon pengetahuan akan yang baik dan yang jahat, ini   menyebabkan kematian bagi rohnya (Genesis 2:17: Genesis 3:1-6). Sebagai   akibatnya semua manusia yang termasuk kepada Adam dihukum (menerima   kutukan) yaitu dilahirkan dengan keadaan rohani di bawah dosa awal,   tidak bisa memiliki hubungan dengan Allah (Ephesians 2:1-2). Semenjak   itu Iblis selalu menekan mereka dengan otoritas mautnya (Hebrews   2:14-15) membuat mereka hidup di dalam kutukan dan kesakitan dalam hal   roh, pikiran, tubuh dan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah memiliki belas   kasihan terhadap manusia di mana kematian Anak-Nya telah menjadi kasih   karunia bagi mereka (Ephesians 2:5-7). Allah memutuskan untuk   menyelamatkan mereka yang telah menjadi musuh-Nya akibat dari dosa   mereka dan membiarkan mereka menanti keselamatan secara samar-samar   melaui korban darah di bawah hukum Taurat. Pada akhirnya Ia   menyelamatkan mereka dengan membuat Yesus, Firman yang menjadi daging,   menanggung dosa mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehendak Allah yang di dalamnya termasuk   warisan Anak yaitu takhta sorgawi, pemusnahan Iblis dan keselamatan  umat  manusia, telah digenapi melalui kehidupan pelayanan resmi Anak.  Dua  prioritas pertama dicapai seratus persen oleh kedaulatan Allah  karena  kedua hal ini tidak ada campur tangan dari kehendak manusia.   Bagaimanapun juga, ketika berbicara mengenai keselamatan, kehendak dari   pribadi yang bersangkutan adalah faktor yang paling penting. Karena   Allah hanya menetapkan untuk menganugerahkan kasih karunia hanya kepada   mereka yang oleh kehendaknya sendiri percaya kepada Yesus dan   menerima-Nya (Ephesians 2:8; 1 John 5:12). Keselamatan umat manusia akan   terus berlangsung sampai dengan kedatangan Yesus yang sekarang tengah   mempersiapkan tempat tinggal bagi orang-orang percaya (John 14:2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikarenakan   Yesus ingin merendahkan diri di hadapan Allah untuk memasuki sorga,   bagaimana cara Ia mati memang tidak menjadi persoalan (Philippians   2:6-7), tetapi Ia memilih mati dengan pencurahan darah dan penderitaan   sehingga hal itu bisa menjadi kasih karunia bagi manusia (Matthew 26:28;   1 Peter 1:18-19). Alasan Ia berdoa dengan sungguh-sungguh dalam penuh   penderitaan di taman Getsemani sehingga peluh-Nya menjadi seperti   tetesan darah adalah karena Ia akan mengalami kematian dan penderitaan   yang seharusnya dialami manusia, tetapi Ia menggantikannya (Luke   22:42-44). Pada akhirnya Yesus diserahkan kepada kematian di kayu salib   untuk memenuhi kehendak Allah, untuk menyelamatkan manusia (Philippians   2:8). Ia membawa kebangkitan rohaniah bagi roh jiwa, tubuh dan   lingkungan hidup manusia dengan jalan Ia yang menjadi miskin, meskipun   Ia kaya; dengan dicambuk, ditikam dengan tombak dan dipermalukan, dan   oleh pencurahan darah yang mematikan (Matthew 27:27-31, Matthew 27:39;   John 19:34; Romans 3:25; Romans 5:9; 2 Corinthians 8:9; Ephesians 1:17;   Colossians 1:20; 1 Peter 1:19).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ayat terkait:&lt;br /&gt;John 3:16; John 12:47; Hebrews 2:15&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2881627948106689023-5543180364351017787?l=pulsa67.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pulsa67.blogspot.com/feeds/5543180364351017787/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pulsa67.blogspot.com/2011/06/gambar-kehendal-allah-ke-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2881627948106689023/posts/default/5543180364351017787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2881627948106689023/posts/default/5543180364351017787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pulsa67.blogspot.com/2011/06/gambar-kehendal-allah-ke-3.html' title='Gambar Kehendal Allah ke 3'/><author><name>Berea Bible</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14955525361412437992</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_DZ7ttf7zZIg/SqJm7h66AsI/AAAAAAAAACQ/8newlGjSfyA/S220/Kdk.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mW49I5Bm9SQ/SrnSmdlSvxI/AAAAAAAAACI/Iw5O7PULgxI/s72-c/gb4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
